Wisata Banda Neira, Surga Di Kawasan Timur Indonesia yang Wajib Dijelajahi

<pre><pre>Wisata Banda Neira, Surga Di Kawasan Timur Indonesia yang Wajib Dijelajahi

Bali memang istimewa, Yogyakarta juga luar biasa, Lombok tidak kalah menawannya, tapi pernahkah kamu menginjakkan kaki dan menjelajahi destinasi wisata di Banda Neira?

Bagi yang suka travelling, mungkin belum banyak yang tahu tentang salah satu pulau di Kepulauan Banda, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Maklum, butuh sedikit tenaga dan dana banyak untuk bisa sampai ke salah satu surga yang tersebar di timur Indonesia ini. Dari Jakarta saja, waktu penerbangan yang dibutuhkan kurang lebih 10 jam dengan biaya tiket sekali jalan di atas lima juta rupiah. Namun, bagi Anda yang pernah menjelajahi Banda Neira pasti setuju jika destinasi wisata di sini luar biasa.

Buat kamu yang penasaran dengan Banda Neira, sebuah kawasan di Maluku dan bukan band indie yang sudah bubar, tempat ini menampilkan keindahannya yang mungkin bisa mengajak kamu untuk menjelajahi setiap destinasi wisata yang ada di sana. Simak daftarnya di sini, ya!

1. Pulau Rhun yang indah dan pernah bertukar dengan Manhattan, New York

Wisata Banda Neira, Pulau RhuKredit gambar: Anoo (kiri), SMI (kanan)

Bisakah Anda bayangkan Indonesia memiliki sebidang tanah di Amerika Serikat? Ya, peluang itu muncul ketika Belanda dan Inggris membuat kesepakatan (Traktat Breda) untuk pertukaran koloni di abad ke-16, di mana Nieuw Amsterdam di Amerika Utara (yang sekarang Manhattan, New York) ditukar dengan Pulau Rhun sebagai solusi damai.

Melihat kekayaan dan kekayaan alam yang dimiliki Pulau Rhun, wajar jika pulau ini dijadikan sebagai sarana barter. Pala dan cengkeh merupakan komoditas andalan pulau ini, padahal keindahan alamnya, terutama alam bawah lautnya sangat luar biasa. Ada banyak spot snorkeling yang bisa dikunjungi di pulau ini.

2. Mengunjungi pulau tropis tak berpenghuni, Pulau Nailaka

Pulau Nailaka | Perjalanan Banda NeiraKredit gambar: Anoo (kiri), Banda Neira Tour (kanan)

Pulau Nailaka berada di utara Pulau Rhun dan menawarkan keindahan yang sedikit berbeda. Jika Pulau Rhun dihuni oleh sedikitnya 2.000 jiwa, Pulau Nailaka menjadi destinasi wisata di Banda Neira yang tanpa penduduk.

Layaknya pulau tropis yang indah di timur Indonesia, Pulau Nailaka menawarkan pantai dengan pasir putih lembut dan suasana yang tenang. Ombak laut yang tenang, pulau hijau dan laut biru menawarkan pesona tersendiri untuk dinikmati.

3. Island hopping di Pulau Hatta dan Pulau Syahrir

Pulau Hatta | Perjalanan Banda NeiraPulau Hatta | Kredit gambar: drone Ambon

Baik Mohammad Hatta maupun Sutan Syahrir dikenal sebagai pahlawan besar Indonesia dan keduanya diabadikan sebagai nama destinasi wisata di Banda Neira, Pulau Hatta, dan Pulau Syahrir.

Pulau Syahrir, Wisata Banda NeiraPulau Syahrir | Kredit gambar: Dodon Ramadhan

Bagi pengamat sejarah, kedua pulau ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir pernah diasingkan di Banda setelah diasingkan di Boven Digoel, Papua. Untuk menghormati keduanya, dua pulau di Banda diubah namanya, dari Pulau Rozengain menjadi Pulau Hatta, dan Pulau Pisang menjadi Pulau Syahrir. Soal keindahan alamnya, baik yang di atas air maupun di bawahnya sama-sama luar biasa. Menjelajahi kedua pulau ini saat berwisata ke Banda Neira adalah hal yang wajib dilakukan.

4. Menikmati Gunung Api Banda dari Desa Lonthoir

Desa LonthoirKredit gambar: Khairunnisah Nasution (kiri), Lilita (kanan)

Desa Lonthoir berada di Pulau Banda Besar, sekitar 15 menit perjalanan dengan perahu kayu dari Neira. Dari Desa Lonthoir, pemandangan yang disuguhkan adalah pesona Gunung Banda yang megah dengan pemandangan rumah penduduk di bawah bukit.

Lonthoir juga merupakan salah satu daerah perkebunan pala di Banda. Hingga saat ini, perkebunannya masih produktif dan Anda bisa berwisata di kawasan ini untuk melihat langsung jenis rempah apa yang diburu orang Eropa di masa lalu.

5. Kagumi benteng segi lima sedunia, Fort Belgica

Benteng Belgica | Perjalanan Banda NairaKredit gambar: @ kapitannasela41

Benteng Belgica merupakan peninggalan sejarah lainnya yang terletak di kawasan Ambon tepatnya di Banda Neira. Tak hanya megah, benteng dengan letak yang strategis ini juga menyuguhkan nuansa alam yang sangat asri dengan pemandangan pegunungan dan laut.

Salah satu daya tarik benteng ini adalah bentuk perbatasannya yang unik; Belum lagi cerita sejarah di balik berdirinya benteng ini. Para pecinta wisata sejarah pasti tidak akan menyesal mengunjungi tempat bersejarah ini, oke!

6. Menjelajahi Gunung Api Banda secara langsung

Kredit gambar: Anoo (kiri), Pesonaid_travel (kanan)

Gunung Api Banda merupakan landmark alam yang menjadikan Banda Neira terkenal dan mendunia. Bahkan bisa dikatakan gunung yang terakhir meletus pada Mei 1988 ini menjadi ikon wisata Banda Neira.

Anda bisa langsung menjelajahi gunung ini dan melihat landscape Banda Neira dari puncaknya. Untuk sampai ke gunung ini, Anda harus menyewa perahu kecil dan menempuh perjalanan laut selama sepuluh menit dari Pulau Neira. Dijamin bakal terpesona, deh!

7. Kagumi pemandangan laut Banda di Aliran Lava

Kredit gambar: Susanti Padli Bahar

Bagi penyuka diving dan snorkeling, Lava Flow di Banda Neira menjadi salah satu titik diving yang sayang untuk dilewatkan. Bisa dikatakan spot ini merupakan spot diving terbaik di kawasan ini karena terumbu karangnya masih alami dan terjaga dengan baik.

Baca juga: 15 destinasi wisata fenomenal di Ambon dan sekitarnya

Wisata Banda Neira sangat menarik bukan? Jika ada kesempatan untuk bisa ke surga tersembunyi di timur Indonesia ini, tidak ada salahnya untuk mengunjunginya, lho!