5 KULINER KHUSUS AKITA, NO. 5 BEGITU INDAH!

<pre><pre>5 KULINER KHUSUS AKITA, NO. 5 BEGITU INDAH!

Akita adalah salah satu prefektur di wilayah Tohoku. Prefektur ini terkenal dengan wisata laut & gunungnya, serta ras Akita Inu yang terkenal dalam film Hachiko. Namun tidak hanya terkenal dengan hal-hal yang disebutkan tadi, seperti prefektur lain di Jepang yang memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri, Akita juga memiliki beberapa jenis makanan khas daerah di daerahnya yang menarik untuk dicoba. Kulinernya seperti apa? Mari kita periksa bersama-sama detailnya sebagai berikut:
1. Kiritanpo

Kiritanpo adalah makanan hangat yang bisa Anda nikmati di musim dingin! Makanan ini akan membantu menghangatkan tubuh.
Kredit: https://travel.gaijinpot.com/

Kiritanpo adalah hidangan tradisional populer yang menjadi spesialisasi Akita itu sendiri. Kiritanpo terbuat dari beras yang ditumbuk hingga lunak kemudian dibentuk menjadi silinder. Setelah ditusuk, kiritanpo dipanggang di atas api arang dan biasanya disajikan dengan sup miso atau digunakan sebagai hotpot. Beras akita juga terkenal dengan kualitasnya yang tinggi, sehingga tidak heran kalau makanan khas daerah ini berbahan dasar beras. Hidangan ini biasanya disantap selama musim dingin dari pertengahan September hingga Maret.

Proses pemanggangan Kiritanpo
Kredit: https://japanbyjapan.com/

2. Iburigakko

Iburi-gakko yang secara harfiah berarti "asap acar"
Kredit: http://kyoudo-ryouri.com/

Bukan Akita namanya jika tidak mencoba sajian tradisional acar lobak ini. Iburigakko sangat terkenal dengan rasa yang enak dan aromanya yang unik, hal ini tidak terlepas dari cara pembuatannya yang unik yaitu diisap menggunakan pembakaran kayu pohon ceri atau apel selama beberapa hari. Proses ini dilakukan di dalam gubuk yang didesain khusus. Setelah lobak mengering dan menjadi gelap, proses baru dilanjutkan dengan mengasinkannya dalam campuran dedak dan garam. Teknik pembuatan iburigakko diturunkan dari generasi ke generasi di prefektur Akita.

Proses fumigasi Iburigakko
Kredit: http://cupidojapan.com/

3. Inaniwa Udon

Inaniwa Udon
Kredit: https://shun-gate.com/en/

Mie udon ini konon dibuat sejak tahun 1665, karena dahulu bahannya terbatas, udon dianggap sebagai barang eksklusif dan disajikan sebagai oleh-oleh antar marga di daerah Akita. Tradisi ini tidak lagi dipraktekkan, tetapi tidak mengubah peran Inaniwa udon sebagai salah satu makanan khas Akita yang juga sering dijadikan oleh-oleh setelah mengunjungi Akita. Sedikit berbeda dengan mie udon yang umumnya berukuran tebal, udon Inaniwa memiliki tekstur yang lebih tipis dan juga lembut. Proses pembuatannya cukup lama; Setelah diuleni berulang kali dengan tangan, udon dibiarkan mengering selama beberapa hari agar teksturnya unik dan elastis.

Proses menguleni dengan tangan
Kredit: https://shun-gate.com/en/

4. Ikan Hatahata

Ikan Hatahata
Kredit: https://travel.gaijinpot.com/

Ikan yang hanya bisa ditemukan di musim dingin ini memiliki peran penting bagi masyarakat Akita. Masyarakat Akita kuno percaya bahwa ikan ini adalah hadiah dari para dewa sebagai makanan pokok yang membantu mereka bertahan hidup di musim dingin ketika makanan langka. Dibandingkan ikan lainnya, ikan hatahata memiliki jumlah sisik yang lebih kecil sehingga sangat mudah untuk mengolah ikan ini dalam cara memasak apapun, mulai dari menggoreng, memanggang, mengeringkan, memfermentasi, mengasinkan hingga membuat sushi yang biasa disebut hatahata zushi. Telur ikan ini juga bisa dijadikan lauk.

Hotpot Hatahata
Kredit: https://www.con-akita.com/129/

5. Es Krim Babahera

Bentuk es krim yang cantik!
Kredit: https://www.how2traveljapan.com/

Wajib ke daerah Akita untuk mencoba es krim ini. Es krim buatan sendiri ini bercirikan bentuk mawar yang indah, rasa yang populer adalah pisang dan stroberi. Teksturnya sendiri sebenarnya lebih mirip sorbet atau es bubuk daripada es krim. Nama es ini berasal dari penjual es itu sendiri yang biasanya adalah wanita tua atau di Jepang disebut "baba " dan "Hera" untuk julukannya digunakan spatula es. Anda bisa menemukan es krim ini di pinggir jalan atau di luar stasiun kereta.

Nenek berjualan es krim Babahera di pinggir jalan
Kredit: https://tokyobling.wordpress.com/

Menarik bukan kuliner di Akita? Untuk menuju Akita juga mudah, kamu bisa menggunakan JR Pass All Area atau JR East Pass Tohoku Area, tinggal naik Shinkansen 1x dari Tokyo langsung ke Akita. Jangan lupa tulis nama makanannya biar tidak ada yang telat bisa langsung berkunjung kesana. Sampai jumpa di Akita!

Sumber: https://travel.gaijinpot.com/5-famous-foods-youll-find-in-akita/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*