Semerbak Kopi Excelsa di Kedai Kopi KBA


Semerbak Kopi Excelsa di Kedai Kopi KBA

Green House, tempat proses penjemuran kopi pascapanenGreen House, tempat proses penjemuran kopi pascapanen

Tahukah Anda tentang kopi excelsa? Kopi tersebut merupakan kopi yang tumbuh di dataran rendah tropis. Kopi excelsa bahkan dapat tumbuh di lahan-lahan gambut. Kopi ini digolongkan dalam bagian varietas kopi liberika dengan nama Coffea liberica var. dewevrei.

Kopi excelsa dibudidayakan di beberapa lahan penduduk di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Yang paling produktif terdapat di Desa Kumpai Batu Atas dan Desa Pasir Panjang. Dua desa ini berada tak jauh dari ibukota kabupaten, yaitu Kota Pangkalan Bun, bahkan Desa Pasir Panjang hanya berjarak 6,7 kilometer.

Buah-buah ceri kopi excelsa yang dipanen kemudian dikumpulkan di Kedai Kopi KBA di desa Kumpai Batu Atas. Kedai Kopi KBA menjadi tempat pertama di Kabupaten Kotawaringin Barat yang menjadi lokasi pascapanen kopi excelsa. Adalah Bapak Sutrisno, salah satu pimpinan kelompok petani kopi di desa ini. Beliau menjadikan lahan rumahnya untuk sebagian dijadikan tempat penjemuran buah kopi di dalam Green House, pengupasan kulit kopi, penyangraian kopi, hingga wadah nongkrong para penikmat kopi.

Kedai Kopi KBA, Nikmati Citarasa Kopi LiberikaKedai Kopi KBA, Nikmati Citarasa Kopi Liberika

Bangkitnya Kopi Excelsa

Kedai Kopi KBA berdiri pada pertengahan tahun 2018. Ketika itu pelaku industri kopi di Pangkalan Bun melakukan observasi untuk mencari tahu adanya pohon-pohon kopi yang ditanam oleh warga di Desa Kumpai Batu Atas. Sejak itulah mulai adanya perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat.

Kisah kopi di desa ini berawal pada akhir tahun 70-an. Kala itu Desa Kumpai Batu Atas menjadi daerah transmigrasi warga dari Jawa Timur. Beberapa warga yang melakukan transmigrasi membawa bibit tanaman kopi excelsa. Bibit-bibit itu ditanam di beberapa tempat, seperti pekarangan rumah dan lahan-lahan milik desa. Namun, kopi tersebut hanya dijadikan sebagai tanaman pelengkap rumah tangga, bukan untuk tujuan dibudidayakan secara luas dan masif.

Hingga setelah dekade awal milennium kedua, kopi excelsa mulai dibudidayakan di Desa Pasir Panjang. Dan akhirnya menjadi satu dari sekian komoditas penting di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Buah Ceri Kopi Excelsa di lahan belakang Kedai Kopi KBABuah Ceri Kopi Excelsa di lahan belakang Kedai Kopi KBA

Agrowisata

Seperti dipaparkan sebelumnya, Kedai Kopi KBA menjadi tempat pascapanen kopi excelsa. Oleh karena itu, kedai kopi ini sekaligus juga menjadi tempat agrowisata yang dapat dikunjungi oleh siapa saja. Ingin melihat pohon-pohon kopi yang menjulang tinggi? Wisatawan hanya tinggal berjalan kaki ke halaman belakang kedai. Ingin melihat Green House di mana kopi dijemur menurut prosesnya? Ada di bagian kanan rumah dan dekat dengan tempat masuk. Di sini kopi excelsa bisa diproses dengan natural, honey, full washed, dan wine. Bapak Sutrisno akan dengan senang hati menjelaskan bagaimana kopi diproses dengan berbagai metode atau pendekatan.

Jika sudah tak sabar untuk mencicipi kopi excelsa, pengunjung bisa memesan kopinya dan duduk di kedai yang bernuansa homey. Di dalam kedai ada ruang-ruang yang diperuntukkan pada mesin-mesin pascapanen, seperti ruang penyortiran, ruang penyangraian, dan ruang pengemasan. Di sisi kiri luar kedai, akan tampak mesin pemisah kulit dengan biji kopi. Segala yang bisa dipelajari dari budidaya kopi bisa diperoleh di Kedai Kopi KBA.

Ruang penggilingan dan pengemasan kopi di Kedai Kopi KBARuang penggilingan dan pengemasan kopi di Kedai Kopi KBA

Cara Mencapai Lokasi

Jika Anda datang dari Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun, Anda bisa menuju ke Desa Kumpai Batu Atas yang bisa ditempuh dalam jarak sekitar 16,7 kilometer atau sekitar 30 menit. Ketika telah sampai di desa ini, ada penunjuk arah lokasi Kedai Kopi KBA yang menuntun tidak jauh, sekitar kurang dari 1 kilometer saja. Bisa dijangkau dengan kendaraan mobil dan sepeda motor. Kalau tidak ingin tersesat bisa pula meminta bantuan Google Maps yang cukup akurat.

Adakah tiket masuk? Tidak ada, karena untuk menikmati tempat ini, Anda cukup menikmati kopi excelsa yang harganya sangat terjangkau sambil mengobrol dengan Bapak Sutrisno tentang kopi.


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS