Potret Keunikan Pasar Gede Solo, Simbol Toleransi Antar Etnis Tionghoa dan Jawa


Pasar Gede merupakan pasar ikonik dan terbesar di Solo

Suasana di Pasar Gede kota SoloSuasana di Pasar Gede kota Solo

Pasar Gede merupakan saksi bisu peristiwa bersejarah di kota Solo yang terjadi sejak 1927. Tak hanya sebagai tempat perputaran roda ekonomi, Pasar Gede juga menjadi bagian simbol toleransi antara etnis Tionghoa dan Jawa yang ada di kota batik ini.

Pedagang yang ada di pasar tersebut tak hanya didominasi suku Jawa, pedagang dari etnis Tionghoa yang mahir berbahasa mandarin juga bisa kita temui di pasar ini. Saat momen imlek, area Pasar Gede juga disemarakan oleh ribuan lampion ala Jawa dan Tionghoa yang bisa menjadi spot foto instagenik.

Selain menjual kebutuhan pokok harian seperti pasar tradisional lainnya, Pasar Gede Solo juga menjual aneka kuliner lokal hingga hidangan bergaya western. Di salah satu sudut pasar juga terdapat kedai kopi kekinian yang memiliki mesin roasting dan alat seduh kopi canggih, loh. Jika ingin berkunjung, pasar ini berlokasi di jalan Urip Sumoharjo, tepat di pusat kota Solo.

Berita sebelumyaBendung Tirtonadi, Destinasi Wisata Air Unik di Kota Solo


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS