Persyaratan Masuk Bali Menjadi Mudah, Ketentuan Baru Ini


Persyaratan Masuk Bali Menjadi Mudah, Ketentuan Baru Ini

Mereka yang berencana bepergian ke Bali dapat mulai melakukan sejumlah persiapan sebelum keberangkatan. Satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memenuhi sejumlah persyaratan dan persyaratan terbaru untuk masuk ke Bali.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Satgas Co-19 Provinsi Bali untuk Akselerasi Penanganan No. 305 / GUGASCOVID-19 / VI / 2020, persyaratan masuk Bali kini disederhanakan dan jauh lebih murah.

Kenyamanan disediakan ketika setiap calon pengunjung yang datang ke Bali hanya harus memberikan sertifikat hasil Rapid Test yang tidak reaktif dengan masa berlaku 14 hari sejak tanggal penerbitan. Sebelumnya, setiap calon migran ke Bali diharuskan menunjukkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) negatif. Ada juga biaya melakukan tes PCR jauh lebih mahal daripada Rapid Test.

Perlu dicatat, surat edaran ini berlaku untuk pelancong yang akan memasuki Bali di samping tujuan perjalanan. Nantinya akan ada ketentuan terpisah yang mengatur operator tur di Bali.

Dalam surat edaran ini, diperlukan bahwa setiap orang yang bepergian dengan kendaraan pribadi dan transportasi darat, laut dan udara publik harus memenuhi persyaratan, yaitu:

Tampilkan identifikasi (KTP atau identifikasi valid lainnya)
Di pintu masuk keberangkatan, sertifikat yang menunjukkan hasil negatif dari tes swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau sertifikat hasil non-reaktif dari tes Rapid Test dengan masa berlaku 14 hari sejak tanggal penerbitan.
Sebelum memasuki Bali, Anda harus mengisi formulir aplikasi yang diakses di alamat https://cekdiri.baliprov.go.id dan dapat menunjukkan QRCode kepada petugas verifikasi.
Wisatawan yang tidak memiliki KTP di wilayah Bali tetapi dengan alasan khusus untuk tinggal di Bali, Provinsi Bali COVID-19 Satuan Tugas untuk Penanganan yang Lebih Cepat dapat memungkinkan orang untuk masuk, dengan kondisi menunjukkan sertifikat negatif hasil uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau pernyataan surat hasil Rapid Test yang tidak reaktif yang masih berlaku dari pihak berwenang, melakukan karantina independen dan melengkapi Surat Pernyataan dan Jaminan yang dapat diunduh dari https : //cekdiri.baliprov.go.id.
Bagi orang yang bekerja di lembaga pemerintah atau swasta yang melakukan tugas resmi atau kegiatan bisnis dengan tinggal lebih dari tujuh hari di Bali, diharuskan untuk menyelesaikan sertifikat hasil usap negatif berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) atau sertifikat minimum hasil tes non-reaktif Rapid Test yang masih berlaku dari pihak berwenang.
Transitor yang hanya bepergian melalui Bali dan tidak berniat mengunjungi Bali harus menunjukkan sertifikat hasil Rapid Test yang tidak reaktif yang masih berlaku dari pihak berwenang.

Dalam surat edaran ini juga mengharuskan migran untuk menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, melakukan jarak fisik, dan mencuci tangan sebagai kriteria perjalanan.

Baca juga: Ini adalah Ketentuan yang Harus Dipenuhi Untuk Dapat Pergi ke Bali

Sudah tahu persyaratan terbaru untuk memasuki Bali, kan? Ikuti aturan untuk melindungi diri Anda dan orang-orang di sekitar Anda, ya!


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS