Monumen Lady Raffless, Romantisisme di Kebun Raya Bogor


Syahdu menikmati Monumen Lady Raffless

Syahdu menikmati Monumen Lady RafflessSyahdu menikmati Monumen Lady Raffless

Bogor atau selama periode Belanda sering dikenal Buitenzorg adalah salah satu tempat yang memiliki banyak peninggalan sejarah. Salah satu yang paling terkenal adalah Kebun Raya Bogor. Dataran tinggi yang memiliki suasana gunung yang sejuk menjadi tempat penelitian ilmiah. Terutama di botani terkait tanaman.

Dulunya Kebun Raya Bogor adalah halaman Istana Bogor yang sampai sekarang terus dikembangkan untuk penelitian botani. Pada waktu itu pemerintah dipimpin oleh Letnan Gubernur Stamford Thomas Raffles. Dia juga mengabadikan namanya di salah satu bunga terkenal yaitu Rafflesia arnoldi. Dia adalah seorang Letnan Gubernur di Jawa pada 1811-1816.

Thomas Stamford Raffles dikenal karena pemerintahannya yang sangat berjasa karena telah membangun berbagai lokasi penelitian di sekitar wilayah Bogor. Seorang istri cantik dan baik hati yang selalu menemani tugas Thomas Stamford Raffles. Istri bernama Olivia Mariamne atau sering dikenal sebagai Lady Raffles, warga negara Inggris yang mengikuti jejak suaminya untuk berada di Indonesia. Sayangnya dia meninggal karena malaria karena gigitan nyamuk tropis yang membuat ibu negara tak berdaya.

Informasi terkait dengan Monumen Lady RafflessInformasi terkait dengan Monumen Lady Raffless

Kebun Raya Bogor memiliki banyak bangunan bersejarah. Salah satunya adalah monumen putih yang berdiri megah sebagai monumen untuk memperingati kematian Olivia Mariamne atau Lady Raffless pada 26 November 1814. Monumen ini diberi nama Monumen Lady Raffless untuk mengenang kematian Lady Raffles yang meninggal pada usia itu. dari 43 tahun.

Bangunan terbuka kecil seperti gazebo bundar dengan kubah kecil melindungi monumen ini. Dengan menggunakan bahan beton dalam konstruksinya agar dapat berdiri kokoh. Ada juga delapan pilar dan ukiran Eropa klasik yang meningkatkan penampilan monumen sehingga terlihat elegan di bawah naungan pohon-pohon yang tinggi dan rindang. Di sekitar monumen ada juga pagar besi putih yang sejalan dengan monumen Lady Raffless yang tidak terlalu tinggi untuk menjaga monumen dari tangan yang tidak tahu.

Monumen Lady Raffless di Kebun Raya BogorMonumen Lady Raffless di Kebun Raya Bogor

Suasana sejuk dan asri sangat disukai oleh Lady Raffless. Pohon dan bunga yang mekar adalah salah satu tempat favorit Olivia Mariamne. Ketika dia meninggal, Thomas Stamford Raffles ingin mendirikan sebuah monumen sebagai bukti cintanya pada Lady Raffles di Kebun Raya Bogor, yang sangat populer oleh wanita yang menemaninya. Bentuk monumen ini seperti piring di bagian atas dan di bawahnya berbentuk persegi dan marmer yang berisi tulisan. Di monumen bergaya klasik yang megah ada kata-kata puitis yang menyentuh hati:

"Oh, Engkau yang selalu memelihara hatiku, Suatu saat kau lupa, Nasibmu telah menawar kita sebagian. Namun tetap saja – Jangan lupakan aku" yang berarti "Kamu yang selalu ada di hatiku, aku tidak akan pernah lupa, meskipun nasib memisahkan kita, jangan biarkan kami tidak pernah melupakanku ”

Monumen ini berada di dekat pintu masuk utara Kebun Raya Bogor di sebelah Danau Ginting. Meskipun berada di lokasi yang strategis, banyak pengunjung hanya lewat dan menganggapnya hanya ukiran biasa. Padahal monumen itu merupakan ekspresi kehilangan Gubernur Thomas Stamford Raffless yang benar-benar kehilangan istrinya. Bukti cinta yang masih berdiri kuat dan selalu bisa diingat. Tempat yang sangat khidmat dan romantis di Kompleks Botani ini. Jadi, tidak salah untuk hanya mengingat tempat romantis seperti Rome Juliet a la Buitenzorg di Kebun Raya Bogor.


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS