Laksa, Legenda Kuliner di Surya Kencana


Tampilan Laksa yang menggugah selera

Tampilan Laksa yang enakTampilan Laksa yang enak

Surga kuliner di daerah Bogor adalah jawaban dari Jalan Surya Kencana. Salah satu daerah Chinatown yang sangat terkenal dengan keanekaragaman kulinernya. Makanan jajanan yang selalu menjadi incaran oleh para pecinta kuliner adalah Surya Kencana atau sering disebut Surken. Tempat ini terletak di pusat Kota Bogor di seberang Kebun Raya Bogor sehingga sangat strategis. Jika Anda berkunjung ke sini sepanjang jalan, Anda akan kagum dengan beragam kuliner yang jarang Anda temui. Mulai dari makanan kekikinian hingga doloe tempo makanan yang sangat sulit ditemukan di tempat-tempat biasa. Makanannya terdiri dari berbagai tradisi dan budaya. Dimulai dengan makanan Sunda, Cina, dan Melayu.

Salah satu makanan yang menarik perhatian adalah laksa. Makanan ini adalah makanan tradisional yang memadukan budaya Melayu dan Cina. Kata laksa berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "banyak". Kata laksa (banyak) mengacu pada banyak dan beragam bumbu yang digunakan dalam makanan ini untuk menciptakan rasa rempah-rempah yang khas dan kaya. Jika Anda sudah mencobanya, bumbu akan merindukan Anda. Adiktif untuk setiap gigitan.

Lihat cara memproses laksa secara langsungLihat cara memproses laksa secara langsung

Hidangan ini dominan dengan saus santan kental dan aneka bumbu. Laksa ini terdiri atas lontong, mie atau bihun, tauge, tahu, telur, dan saus santan yang resepnya telah diturunkan sejak lama. Menurut pemilik restoran sebenarnya berbeda jenis laksa. Variasi isinya merupakan ciri khas masing-masing daerah tetapi kuncinya tetap ada dalam kaldu santan dengan banyak bumbu. Rasa sup santan memang identik dengan bumbu yang kaya, tetapi rasanya sangat lembut dan cocok dengan perpaduan isinya. Pemilik restoran ini juga menunjukkan kepada pengunjung cara memproses laksa sehingga menjadi tontonan yang menarik. Ini adalah pengalaman pertama untuk melihat bagaimana mengolah kuliner ini dengan berbagai bumbu spesial seperti kemiri, ebi dan rempah-rempah rahasia lainnya.

Pertama kali, pedagang Cina mengunjungi dan berdagang dengan penduduk setempat di kepulauan Melayu pada awal abad ke-15. Mereka mulai jatuh cinta pada penduduk setempat. Perkawinan antara orang Cina dan penduduk lokal di wilayah Asia Tenggara menciptakan komunitas yang unik dan beragam. Di Malaysia, keturunan pedagang ini disebut peranakan. Sementara di Indonesia, mereka disebut Kiau-Seng. Kemudian istri-istri pedagang ini mulai menambahkan ramuan sendiri ke sup tradisional Cina, kemudian melahirkan laksa yang sangat populer saat ini. Jadi, laksa yang kita konsumsi adalah sup Cina tradisional yang kemudian ditambah dengan rempah-rempah Melayu, termasuk Indonesia. Di Indonesia terlalu banyak laksa melahirkan variasi baru tergantung pada daerah tempat mereka berada.

Makanan jalanan Surya KencanaMakanan jalanan Surya Kencana

Kawasan Pecinan Surya Kencana memiliki beragam laksa yang khas. Ada yang dominan dengan mie seperti laksa pada umumnya. Ada juga isi lontong dan bihun. Menurut pemiliknya, laksa ini adalah laksa yang disesuaikan dengan pengunjung utama Surya Kencana yang sangat menyukai kombinasi kue beras dan bihun seperti ketoprak dan masakan Sunda lainnya. Namun, saus masih menggunakan rempah-rempah khusus yang telah digunakan sejak lama. Dari aroma dan rasa lidah yang membangkitkan namun penampilannya yang sederhana sangat menggugah selera dan merupakan salah satu makanan paling enak di jajanan Surya Kencana.

Laksa di daerah Surya Kencana tidak menjangkau cukup banyak tas. Kisaran harga tidak mahal sekitar Rp. 20.000, dengan harga itu para pengunjung dapat menikmati spesialisasi legendaris.


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS