Javar Coffee, Lebih Dari Sekedar Tempat Ngopi


Bagian outdoor Javar Coffee

Bagian outdoor Javar CoffeeBagian outdoor Javar Coffee

Minggu kembali menyapa. Kali ini saya menghabiskan waktu akhir pekan di Javar Coffe. Salah satu kafe di Kota Parigi yang hampir tak pernah sepi pengunjung. Meski berlokasi di kafe, kedatangan saya kali ini bukanlah untuk nongki-nongki cantik, namun demi berpartisapasi dalam kegiatan peningkatan kompetensi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Sulawesi Tengah, salah satu organisasi tempat saya bernaung.

Karena kegiatan di mulai pada hari minggu jam 9 pagi, kafe tampak begitu sepi. Kontras dengan suasana jika kita datang pada malam hari, terlebih malam minggu. Kabar baiknya, hal ini justru membuat saya lebih leluasa menjelajahi setiap sudut dari Javar Coffee. 

Javar Coffee memiliki dua ruang yang dapat dipilih oleh para pengunjung serta ada pula bagian outdoor. Jadi, jika bosan berada di dalam ruangan, kita dapat memilih untuk duduk di bangku kayu yang tersedia di bagian luar. 

Interior Javar CoffeeInterior Javar Coffee

Interior Javar Coffee tampak kekinian dengan langit-langit yang dicat berwarna hitam serta dihiasi lampu pijar sehingga memberi kesan hangat pada malam hari. Di bagian dindingnya terdapat bingkai berisi pesan-pesan meneduhkan bagi mereka yang menjadikan ngopi sebagai ajang relaksasi. Salah satunya kutipan dari Surat Kopi milik Joko Pinurbo “Kurang atau lebih, setiap rezeki perlu dirayakan dengan secangkir kopi.”

Di salah satu sudut Javar Coffee juga terdapat panggung kecil lengkap dengan seperangkat alat musik yang digunakan untuk menghibur pengunjung. Biasanya, pertunjukan musik akustik digelar pada malam kamis dan malam minggu, atau jika ada acara tertentu yang memerlukan musik sebagai pelengkapnya. Para pengunjung juga bisa unjuk kemampuan untuk bernyanyi loh. Tapi, pastikan jika kualitas suaramu aman bagi indra pendengaran serta hati dan pikiran orang lain ya. Jika tidak, maka lebih baik diam saja, duduk tenang sambil menikmati alunan suara sang vokalis. 

Jika ingin melaksanakan kegiatan formal semisal rapat atau ujian daring seperti yang tengah saya hadiri hari ini, Javar Coffee dapat dijadikan sebagai pilihan sebab kecepatan koneksi internet di tempat ini juga patut diacungi jempol. Selain itu juga tersedia bagian dinding yang didesain untuk penggunaan proyektor guna melengkapi kebutuhan presentasi pada saat rapat. Dan bisa pula digunakan untuk nonton bareng. Seru kan?

Interior Javar CoffeeInterior Javar Coffee

Berbicara soal kafe pastilah tak bisa lepas dari pilihan menu yang ada di dalamnya. Meski mengusung nama Javar Coffee, tempat nongkrong yang satu ini tak hanya dikhususkan untuk sekedar ngopi. Dari selembar kertas bertuliskan daftar menu saya mengetahui bahwa kafe ini menyajikan begitu banyak pilihan. Saya pun penasaran dan karena banyaknya waktu luang, saya menyempatkan untuk menghitung jumlah menunya dan ternyata.. Terdapat lebih dari 100 jenis makanan dan minuman yang terbagi dalam kelompok makanan berat, makanan ringan, kopi, aneka olahan pisang, dan masih banyak lagi. 

Di kelompok makanan berat, kita dapat menjumpai nama-nama yang telah familiar seperti nasi goreng, mie goreng, mie bakso, mie kuah, ayam geprek, ayam rica-rica. Juga tak ketinggalan menu spesial seperti italian sauce chicken rice, black pepper chicken rice, dan spaghetti. Jika sedang bermusuhan dengan makanan berat, aneka snack yang tampaknya lezat juga tersedia di tempat ini. Bermodalkan 10 hingga 18 ribu rupiah kita dapat memperoleh menu tahu gembul, ubi goreng, roti bakar, martabak, pempek serta aneka olahan pisang mulai dari stik pisang, banana ball, pisang epe, dan pisang belanda.

Boks Javar Coffee, kamu bisa memesan camilan di siniBoks Javar Coffee, kamu bisa memesan camilan di sini

Untuk menu minuman nonkopi, tersedia teh tarik, green tea, thai tea, lemon tea,  berbagai milkshake, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk minuman berbahan dasar kopi, Javar Coffee menyediakan bermacam-macam varian. Mulai dari yang paling standar namun sukses memberi kehangatan seperti kopi hitam seharga sepuluh ribu rupiah, hingga regal dan oreo latte dengan tambahan es yang mampu memberi kesegaran – yang dapat dinikmati dengan membayar sebesar 20 ribu rupiah. 

Jika ditanya tentang rasa makanan dan minuman yang ada di kafe ini, saya tak bisa menjawab untuk keseluruhan sebab belum sempat mencicipi semua menu yang ada. Namun, perihal kopi susu dan ayam geprek-nya, saya bisa memberi sedikit gambaran. Bagi saya yang tidak terlalu paham tentang cita rasa kopi, kopi susu di tempat ini terasa pas di lidah. Sedangkan untuk ayam gepreknya, saya harus jujur bahwa sambalnya sangat menantang. Untung saja saya telah terbiasa dengan super pedasnya masakan Gorontalo. Overall, Javar Coffee layak menjadi pilihan ketika kamu mencari tempat nongkrong di Parigi.


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS