10 Wisata Alam di Malang yang Jarang Tersentuh Orang


10 Wisata Alam di Malang yang Jarang Tersentuh Orang

Meski Pantai Goa Cina sudah memiliki beberapa rumah untuk penghuni namun coba saja mengunjunginya, pasir pantainya masih putih, airnya sangat jernih, masih sangat-sangat asri. Jika ingin berkunjung hanya sekitar 90 menit berkendara dari pusat Kota Malang, kamu juga bisa menemukan pantai lain yang tak kalah eksotisnya yaitu Pantai Goa Cina. Meski air lautnya sangat jernih, Anda tidak diperbolehkan berenang di sini karena ombaknya yang cukup besar. Hal tersebut terjadi karena ombak di sini bertabrakan dari tiga arah sekaligus yaitu selatan, barat dan timur. Tenang saja, Anda masih bisa menikmati keindahan laut dengan bersantai di area pinggir pantai.

3. MALAM TENGAH

Dari fotonya saja sudah bisa terlihat bagaimana warna airnya yang masih sangat jernih, Teluk Bidadari terletak dekat dengan Pantai Mbehi, masih dalam satu kawasan. Untuk mencapai tempat ini, Anda perlu melakukan trekking dari Pantai Mbehi selama kurang lebih 30-40 menit menuju bukit sebelah timur. Karena perjalanannya yang lama, sebaiknya bawa air mineral untuk menjaga stamina sampai di tempat tujuan. Tenang saja, rasa lelah Anda akan terbayar begitu sampai di Teluk Bidadari. Di sini, Anda akan melihat ceruk yang membentuk kolam alami. Airnya berwarna biru jernih dengan kedalaman yang cukup dangkal, sehingga Anda bisa dengan aman bermain air dan berenang.

4. GINGER COBAN

Di tengah rimbunnya pepohonan, Anda akan menemukan harta karun yang indah. Air terjun dengan air yang mengalir cukup deras lengkap dengan spot-spot foto terbaik yang bakal bikin teman-teman kamu iri. Selama ini Anda hanya berpose berdiri di depan air terjun? Basi! Di sini, Anda bisa menyewa perahu yang didesain lengkap dengan meja dan kursi. Kemudian perahu akan ditarik hingga posisinya tepat di depan air terjun. Hasilnya, Anda terlihat seperti sedang "nongkrong" santai dengan latar belakang pemandangan air terjun yang menakjubkan. Tapi, kalau mau foto-foto di sini siap-siap basah kuyup.

5. PULAU PENUTUP

Pulau Sampu saat ini sedang ramai diperbincangkan karena tempatnya yang masih alami dan jarang dijamah manusia menjadikan wisata ini terlindung dari sampah, jika anda tertarik untuk mengunjungi tempat ini anda hanya perlu menempuh perjalanan darat selama 2 jam. Kemudian, anda akan sampai di Pantai Segara Anakan, pantai yang menjadi tempat parkir kapal nelayan. Untuk menuju Pulau Sempu Anda harus menyeberang dengan menyewa perahu nelayan dan menempuh perjalanan selama 30-45 menit. Setelah itu, Anda bisa mencapai “surga” Pulau Sempu dengan trekking. Anda akan menemukan Segara Anakan yang merupakan laguna yang indah dan memikat.

6. PANTAI SIPELOT

Pantai Sipelot, salah satu pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia? Anda bisa mengunjungi Pantai Sipelot di Desa Pujiharjo, Kec. Tirtoyudo, Malang. Pantai yang menawarkan air biru jernih ini masih sangat "perawan" karena belum banyak tersentuh tangan manusia dan belum banyak dikunjungi wisatawan. Sayangnya, Anda tidak bisa berenang di sini karena ombaknya cukup besar. Namun tidak perlu kecewa karena bisa mengunjungi air terjun yang bernama Coban Sipelot.

7. GUNAKAN PANDERMEN

Bagi pecinta pendaki gunung pasti masih sangat awam dengan Gunung Padermen, salah satu alasan pendaki tidak memilih gunung ini, karena Gunung Pandermen memiliki jalur yang cukup pendek, karena pendaki jarang sekali menemukan gunung ini bersih dan subur, jika ingin mengunjungi gunung ini Anda hanya perlu berkendara. sekitar 1 jam untuk mencapai Gunung Panderman yang terletak di Dusun Toyomerto, Kel. Songgokerto, rock, malang

8. COBAN NIRWANA

Dikenal juga dengan nama Coban Mbok Karimah, air terjun ini terletak di kawasan Gedangan. Jika dibandingkan dengan uji coba lainnya di Malang, Coban Nirwana belum memiliki fasilitas yang memadai karena belum dikelola secara resmi oleh Dinas Pariwisata setempat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membawa beberapa perlengkapan seperti keset, perbekalan, atau baju ganti. Meski begitu, Coban Nirwana patut dikunjungi saat berlibur. Airnya yang bersih dan jernih dengan tebing bebatuan yang mengelilinginya menimbulkan kesan eksotis. Jika Anda tertarik untuk mengunjunginya, usahakan untuk berhati-hati saat menuju air terjun tersebut. Pasalnya, jalur yang tersedia cukup licin dan terjal.

9. MANDI KALIRECO

Pemandian Kalireco memang belum menjadi wisata resmi, melainkan pemandian dan pengairan yang dimanfaatkan warga sekitar. Mengingat suasananya yang cukup sejuk dan memiliki air yang jernih, wisatawan sudah mulai mampir ke tempat wisata alam yang terletak di Jalan Sumber Waras 2 No. 97, Lawang tersebut. Karena belum dikelola dinas pariwisata, Pemandian Kalireco belum memiliki fasilitas yang memadai. Fasilitas kamar mandi, tempat makan, dan tempat parkir tidak ditemukan di sini. Oleh karena itu, lokasi wisata ini lebih cocok untuk para parabackers dibanding wisatawan keluarga. Di Pemandian Kalireco, Anda tidak akan dikenakan tiket masuk, melainkan hanya sumbangan sukarela.

10. PANTAI TIGA WARNA

Sesuai dengan namanya, pantai yang terletak di Jalan Sendang Biru Sumbermanjing ini memang memiliki air laut dengan tiga gradasi warna yaitu biru, hijau, dan putih. Tentunya ini menciptakan pemandangan yang sangat unik dan menggoda. Konon, ketiga warna yang dihasilkan berasal dari pembiasan sinar matahari dan vegetasi planktonik di pantai ini. Tak hanya itu, Pantai Tiga Warna juga memiliki daya tarik lain berupa hutan bakau yang berada di muara pertemuan antara laut dan sungai. Hutan mangrove ini berfungsi untuk mencegah abrasi sekaligus melindungi Anda dari terik matahari jika berteduh di bawahnya. Destinasi yang sangat menarik, bukan?


Like it? Share with your friends!

0

DON'T MISS